cara cara menaggulagi pencemaran lingkungan
1. Membuang Sampah pada Tempatnya
Persoalan sampah merupakan hal paling sederhana dalam pencemaran
terhadap lingkungan. Setiap orang tentu sangat mampu untuk membuang
sampah di tempat pembuangan yang telah disediakan. Namun, budaya kita
seolah sudah menghalalkan pembuangan sampah di sembarang tempat hingga
membuat lingkungan semakin gersang. Padahal, membuang sampah pada
tempatnya merupakan langkah nyata bagi yang serius mempedulikan
kesehatan lingkungan.
Sampah dibedakan dalam sampah kering ataupun basah. Selain itu, ada
jenis sampah organik dan non organik. Adanya penggolongan sampah
tersebut untuk membantu upaya pencegahan pencemaran.
2. Kurangi Penggunaan Plastik
Menghindari penggunaan plastik tentu saja merupakan hal yang sangat
sulit. Oleh sebab itu, kita hanya dituntut untuk mengurangi penggunaan
plastik. Jika memang tidak benar-benar butuh, sebaiknya kita menghindari
penggunaan plastik. Sebaiknya, kita pun membawa tas jinjing khusus saat
berbelanja agar tidak menggunakan plastik. Sekalipun benar-benar harus
menggunakan plastik, pilihlah plastik ramah lingkungan.
Sekarang ini berkembang pesat bahan-bahannya terbuat dari daur ulang
dan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Tujuan dari bahan-bahan tersebut
juga untuk meminimalisir pencemaran terhadap lingkungan melalui
bahan-bahan plastik.
3. Membersihkan Parit
Salah satu kota yang rutin terserang banjir adalah Jakarta. Mengapa
demikian? Jawabannya tentu saja sangat sederhana, yaitu kurangnya
kesadaran masyarakat untuk membersihkan parit atau got. Bahkan, got di
beberapa daerah memiliki bau menyengat dengan aliran air yang sangat
kotor. Hal inilah yang menjadi pemicu kemalasan warga untuk membersihkan
got. Dalam hal ini, bersih-bersih massal benar-benar penting dilakukan
setiap minggu.
Namun wilayah lain di luar Jakarta juga sering mengalami banjir.
Penyebabnya juga tidak jauh berbeda dengan yang ada di Jakarta. Fungsi
parit dalam kelancaran air sangat menentukan dan memberikan pengaruh
utamanya ketika musim hujan. Jadi, cara ini dapat dilakukan secara
kontinyu.
4. Batasi Penggunaan Kendaraan
Di zaman yang katanya semakin cepat dan modern ini, setiap orang
seolah-olah ingin memamerkan kendaraan sehingga satu keluarga bisa
mengendarai 4 mobil setiap hari. Selain menyumbang polusi, cara ini
hanya akan memperpanjang kemacetan di jalan raya. Apalagi kemajuan di
bidang teknologi dalam hal kendaraan semuanya membuat orang semakin
berlomba-lomba memenuhi kebutuhan trendy.
Jika jarak tempuh cukup dekat, berjalan kaki saja. Berjalan kaki bisa
mengurangi kadar polusi dan tentu saja membuat tubuh sehat. Ingat,
pejalan kaki tidak berarti miskin atau tidak punya uang untuk membeli
mobil. Mereka adalah orang-orang yang benar-benar peduli akan kesehatan
lingkungan. Sebagai alternatif jalan kaki, kita bisa menggunakan sepeda
sebagai alat transportasi.
Hal itulah yang menjadi perbedaan antara zaman dulu dengan sekarang.
Jalan kaki kadang menjadi hal yang tidak disukai dan merendahkan diri
jika kondisinya seperti sekarang. Membatasi penggunaan kendaraan dan
lebih banyak untuk mencoba sering berjalan kaki.
5. Hemat Listrik
Listrik memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Meski dulu listrik
belum berkembang sampai ke wilayah pelosok, tapi sekarang ini listrik
mengalami pemerataan dan tersebar luas. Ternyata, menggunakan listrik
seperlunya turut membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Selain
mengurangi pencemaran lingkungan, menghemat listrik tentu saja mampu
menghemat pengeluaran atau tagihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar